Perjalanan

Processed with VSCOcam with c1 preset

Persoalannya bukan pada jarak, melainkan cara hati memandang. Setiap manusia punya jiwa yang berbeda. Kita bukan malaikat dan tidak suci seperti mereka. Pilihannya tinggal bicara dan menyesuaikan atau bicara dan mengakui bahwa bukanlah jarak yang memisahkan. Dengan lapang dada menatap sosok yang dulu pernah begitu ada. Kini pun masih ada, hanya dalam bentuk memori, sedikit canggung, dan rindu yang kadang lebur dalam amarah dan kekecewaan. Dan kata-kata yang barangkali baiknya disimpan rapi dalam laci meja ketimbang dibuang sembarangan di sungai kesalahpahaman.

Dan lebih baik bagiku berjalan kaki daripada menanti kereta yang tak kunjung datang. Sebab apa bedaku dengan munafik kalau mengutuki, tapi masih juga berdiri menanti?

Maka, Sayang, aku mesti berjalan seperti laju angin kencang. Toh bumi bulat. Nanti aku akan pulang.

Kalau sudah waktunya.

One thought on “Perjalanan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s